Operasi

Pendaki gunung selamat setelah 10 hari menghilang

Written by SAR UNM

SAR UNM – Setelah 10 hari dinyatakan hilang, 3 pendaki Gunung Sikolong berhasil ditemukan dalam kondisi lemas saat menuruni Gunung Lebusan di Dusun Lebusan, Desa Lange, Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu, Senin (16/10/2017) sekitar pukul 09.00 Wita.

Ketiga pendaki yakni Afrin alias Keke (40), Hidayat Widiarto alias Widi (23) dan Herman alias Tuye (29)dari komunitas Celebes Back Packer Makassar atau Mapala Politeknik Makassar dan komunitas KPA Sikolong selaku penunjuk jalan.

Berdasarkan informasi dari Sukran selaku anggota SAR UNM , “pendaki tersebut berangkat dari Desa Mabu, Jumat (06/10) dan rencana kembali pada Minggu (08/10). Tetapi hingga hari yang dimaksudkan, ketiga pendaki tersebut belum kembali dan dinyatakan hilang”, ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Operasi Muhammad Saleh serta 2 anggota SAR UNM Sukran Umar Pakka dan Adri ikut serta dalam Operasi pencarian tersebut.

tiga pendaki yang hilang terlihat duduk bersama salah satu TNI yang berada di Kec. Batem

Sebelum dinyatakan hilang “Korban sempat berkomunikasi dengan rekannya di Makassar ketika kembali dari puncak menuju pos dua” Ungkap Adri selaku Dansru yang  berada di lapangan.

Tambahnya pencarian hari pertama tim sar gabungan menemukan tenda dan perabotan korban yang berada di pos dua tampa penghuni. Setelah melakukan pencarian selama 6 hari akhirnya Sru mendapat informasi dari kepala Desa Bastem bahwa korban telah berada di Kec. Bastem Kab. Luwu dalam keadaan selamat.

(*)

Share

About the author

SAR UNM

Berbakti dalam Abdi, berbagi dengan Hati
Karena sebagian dari diriku bukanlah Milikku

Leave a Comment